Thursday, January 3, 2013

Aku Ingin Pulang



Tidak ada yang perlu aku tangisi malam ini, kematian bukan hal yang paling ditakuti dalam kehidupan, bila aku mati, tidak akan ada air mata didunia ini, aku akan meninggalkan banyak kebohongan, kebohongan dalam segala hal.
dunia ini penuh kebohongan, mengajarkan aku semua kebohongannya.
Perasaan ini lahir dari rasa palsu yang penuh kebohongan, berharap mendapat sesuatu yang diinginkan dari ketidak jujuran.

Aku ingin pulang, pulang kesuatu tempat, dimana aku merasa nyaman, memebelai setiap helai kain kehangatan.
 Sayang sekali, aku hanya tinggal ditempat yang penuh dengan kebohongan.

Tidak ada tempat didunia ini, tidak ada tempat untuk pulang, tidak ada tempat untukku pulang.
Kemana aku harus pulang?. Tidak ada yang merindukanku dan aku tidak memiliki seseorang.
Diam saja tidak akan merubah keadaan. Apakah aku benar-benar tidak memiliki tempat untuk pulang?

Mencari adalah satu-satu jalan. Meninggalkan setiap kebohongan. Sebelum datang waktunya, aku harus meninggalkan setiap ketidak jujuran dalam kehidupanku. Merubah dunia ini menjadi dunia yang berterus terang.
 Aku akan menemukan orang-orang yang merindukanku, disanalah, aku akan pulang, melihat senyum indah seperti surga.  Begitu mengalir dengan bening, indah memandangnya dan halus terasa.

Monday, October 22, 2012

FORSAKEN




Untuk sementara ini, aku pikir tubuhku lelah karena tertidur, terbaring tak bergerak dalam mimpi. tiba-tiba nafasku naik dan menjadi dingin. Ada suatu bisikan yang sangat lembut ditelingaku.  Berbisik Pergi meniggalkan ku, pedahal malam ini aku datang, jelas terlihat dimataku, lambaian  tangan menjauh dariku.

Aku mnunggu, bertahan untuk tidak merasakan sakit agar tidak jatuh lagi. Mencoba untuk mengusir rasa takut yang ada dalam diriku, dari malam dan gelap dari rasa takut.

Aku harus tau siapa namaku, dimana aku masih mengenali wajahku sendiri. Apakah aku takut, aku tidak tau siapa aku?. Menutup mata dan menahan nafas. Merasakan semesta ini samapai keujung bumi. Malam ini aku akan terbang jauh. Memperbarui hidupku.

Sunday, October 21, 2012

sekarang tidak ingin terjadi lagi!




Kenapa hal ini terjadi padaku? Aku sudah kembali dari jalanku, kembali dalam sebuah ikatan yang kuat. Tidak lagi dalam cengkraman dan tekanan.
Ahir-ahir ini, tubuhku selalu gemetar sepanjang malam, aku bertanya-tanya, bagaimana aku membiarkan diriku meniggalkan hidup ini. aku hanya menunggu dan menyaksikan dari kehidupanku sekarang. Ini membuatku terus berpikir. Apa yang dimiliki sekarang adalah kenyataan bagiku. Besok hanyalah sebuah khayalan.
Kenapa hal ini terjadi lagi padaku?, aku selalu disepelekan, aku tidak berani keluar, menampkan wajahku dihadapan mereka hanya untuk membuktikan, aku masih seorang anak, manusia yang masih merengek dihadapan seorang ayah.

sekarang tidak ingin terjadi lagi!!, bukan ini yang ingin aku kenang, semua orang  pergi meninggalkanku. Tidak ada seorang teman. Membuat tubuhku selalu gemetar setiap malam, aku tidak tahu, bagaimana aku membiarkan aku mati malam mini.

Aku Hanya Meracau !



Seminggu yang lalu aku tidak berpikir untuk berjalan-jalan sendiri di tengah malam yang gelap ini. Karena aku tidak tahu aku akan hidup sampai  minggu ini. yang ada dipikiranku hanya malaikat maut berwujud gagak hitam, hinggap dikepalaku dan mematuk-matuk kepalaku. Memetuk mataku hingga buta, keluar cairan segar. Memakan dagingku sampai habis.
Aku tidak berdaya, tubuh yang lemah ini sudah tidak sanggup lagi mengeluarkan tenaga hanya untuk bicara, tali yang mengikatku di batang pohon ini semakin hari  semakin kencang. Membuat tubuhku sakit.
Aku tidak keberatan bila usiaku habis hari ini, jangan siksa aku dengan situasi yang membuatku sakit. Atau ahiri saja semua ini, dengan menebas kepalaku hingga putus.hidupun aku tidak berguna.
Aku semakin gila saja, aku bicara tidak sebagai manusia, hanya meracau bualan untuk mengusir rasa sakit yang akan berujung maut. Lagi-lagi akau mengigau, bermimpi. Aku berada disebuah tempat yang sangat nyaman, penuh dengan keindahan dan kesenangan, terlihat indah sekali sungai yang mengalir. Air nya bening, aku tidak bisa menahan diri untuk mencebur.