Wednesday, May 9, 2012

Apakah hidup ini diibaratkan sebagai orang yang berlari??

alli. "children of heaven"
Siang tadi, aku merasa sangat lelah. Aku berlari dan terus lari. Aku tidak ingin berlari cepat untuk mencapai nilai yang sempurna. Aku hanya ingin terus berlari dengan hati dan perasaan, dengan  laun dan mengalir dengan nyaman.

Napasku terasa sesak, dadaku sakit dan keringat terus bercucuran karena aku terus berlari.
Aku terus berlari. Temanku yang sudah menyelesaikan beberapa putaran, sekarang sudah berlari mendahuluiku lagi. Aku tidak perduli, aku tetap berlari dengan nada yg seirama.
"sebelas menit dua puluh tujuh detik, masih cukup untuk satu putaran lagi". Suara yang ku dengar setengah berteriak.
"aku akan menyelesaikan putaran ini". Tekadku dengan terus berlari dengan nada yang seirama, napasku kini semakin ngos-ngosan, dadaku semakin bertambah sesak, detak jantungku semakin keras. ahirnya aku bisa menyelesaikan putaran di menit terahir.

"prittt" bunyi peluit yang memberikan  tanda aku telah menyelesaikan putaranku.
"hah... hah... hah...". Napas legaku walau masih ngos ngosan.
Aku merebahkan tubuhku yang lelah dan terasa panas ini. Aku memejamkan mata dengan pikiran yg lega, aku biarkan keringat mengalir dari kepalaku dengan detak jantungku yg masih berdegup keras.
Waktu yang ku habiskan beberapa menit untuk merebah, cukup untuk memulihkan keadaan tubuh dan tenagaku. Aku bangun. Aku basuh wajahku yang sudah dingin dan  keringat yang mulai mengering.
Cesss... Rasa dinginya meresap kepori pori kepalaku. Aku merasa segar setelah kepalaku di guyur oleh air kran.
Satu hal yg aku pikirkan saat aku terus berlari. Aku seperti menjadi tokoh utama dalam filem "children of heaven". Karena aku terus berlari dengan terus berusaha berlari. Suasana haru juga kurasakan lagi. Sama seperti saat aku pertama kali menonton filemnya.

Apakah hidup ini bisa d ibaratkan sebagai orang yg berlari??
Bila benar, aku ingin berlari dan terus berlari menjauh dari kesesatan hidup. Aku akan terus berlari dari titik gelap menuju titik yg bisa membuatku terang. Aku ingin berlari dengan bebas yang senada dan seirama. Teruslah berlari dan menyelesaikan putaran hidupku kembali ketitik di mana aku akan kembali.