Monday, October 22, 2012

FORSAKEN




Untuk sementara ini, aku pikir tubuhku lelah karena tertidur, terbaring tak bergerak dalam mimpi. tiba-tiba nafasku naik dan menjadi dingin. Ada suatu bisikan yang sangat lembut ditelingaku.  Berbisik Pergi meniggalkan ku, pedahal malam ini aku datang, jelas terlihat dimataku, lambaian  tangan menjauh dariku.

Aku mnunggu, bertahan untuk tidak merasakan sakit agar tidak jatuh lagi. Mencoba untuk mengusir rasa takut yang ada dalam diriku, dari malam dan gelap dari rasa takut.

Aku harus tau siapa namaku, dimana aku masih mengenali wajahku sendiri. Apakah aku takut, aku tidak tau siapa aku?. Menutup mata dan menahan nafas. Merasakan semesta ini samapai keujung bumi. Malam ini aku akan terbang jauh. Memperbarui hidupku.

Sunday, October 21, 2012

sekarang tidak ingin terjadi lagi!




Kenapa hal ini terjadi padaku? Aku sudah kembali dari jalanku, kembali dalam sebuah ikatan yang kuat. Tidak lagi dalam cengkraman dan tekanan.
Ahir-ahir ini, tubuhku selalu gemetar sepanjang malam, aku bertanya-tanya, bagaimana aku membiarkan diriku meniggalkan hidup ini. aku hanya menunggu dan menyaksikan dari kehidupanku sekarang. Ini membuatku terus berpikir. Apa yang dimiliki sekarang adalah kenyataan bagiku. Besok hanyalah sebuah khayalan.
Kenapa hal ini terjadi lagi padaku?, aku selalu disepelekan, aku tidak berani keluar, menampkan wajahku dihadapan mereka hanya untuk membuktikan, aku masih seorang anak, manusia yang masih merengek dihadapan seorang ayah.

sekarang tidak ingin terjadi lagi!!, bukan ini yang ingin aku kenang, semua orang  pergi meninggalkanku. Tidak ada seorang teman. Membuat tubuhku selalu gemetar setiap malam, aku tidak tahu, bagaimana aku membiarkan aku mati malam mini.

Aku Hanya Meracau !



Seminggu yang lalu aku tidak berpikir untuk berjalan-jalan sendiri di tengah malam yang gelap ini. Karena aku tidak tahu aku akan hidup sampai  minggu ini. yang ada dipikiranku hanya malaikat maut berwujud gagak hitam, hinggap dikepalaku dan mematuk-matuk kepalaku. Memetuk mataku hingga buta, keluar cairan segar. Memakan dagingku sampai habis.
Aku tidak berdaya, tubuh yang lemah ini sudah tidak sanggup lagi mengeluarkan tenaga hanya untuk bicara, tali yang mengikatku di batang pohon ini semakin hari  semakin kencang. Membuat tubuhku sakit.
Aku tidak keberatan bila usiaku habis hari ini, jangan siksa aku dengan situasi yang membuatku sakit. Atau ahiri saja semua ini, dengan menebas kepalaku hingga putus.hidupun aku tidak berguna.
Aku semakin gila saja, aku bicara tidak sebagai manusia, hanya meracau bualan untuk mengusir rasa sakit yang akan berujung maut. Lagi-lagi akau mengigau, bermimpi. Aku berada disebuah tempat yang sangat nyaman, penuh dengan keindahan dan kesenangan, terlihat indah sekali sungai yang mengalir. Air nya bening, aku tidak bisa menahan diri untuk mencebur.


Ross




Berlari cepat, menghindari bencana. Teman dalam kejahatan akan meninggalkanmu, meninggalkan tanda keburukan mereka, kita membuat jalan kita sendiri. Kemarin hanyalah masa lalu, lupakan bekas luka sisa perang kemarin yang masih segar. Karena kenyataan adalah hari ini.
Luka, mewariskan sebuah kebencian, pada tubuh yang terluka. Seperti mawar di tepi jalanan. Manusia memiliki takdir yang sulit.
Kami  berasal dari sesuatu yang disepelekan, tapi janji satu hal, kami akan mengubah dunia ini dengan tangan kami, jangan hanya diam menyaksikan. Teruslah bekerja, temukan siapa dirimu. Karena disini tidak ada yang perduli dan tidak ada yang akan memebritahu siapa dirimu.

takdir, lahir dari sebuah mimpi, dari hati yang terluka. Seperti mawar di tepi jalan, kita mengubah  takdir di tangan kita sendiri.
Tidak perlu banyak bertanya, karena kamu tidak akan mendapat jawaban. Inilah dunia, dimana kamu akan merasa sakit dan menangis, tempat menyesal karena telah dilahirkan. Mewarisi sebuah kebencian,,,
Lakukan, lari,,, lari,,, jangan lihat kebelakang. Lari,,, lari,,, lakukan sesutau yang benar !

Friday, October 19, 2012

Diriku Sendiri



Aku  adalah salah satu manusia yang turun seperti kilat diantara banyaknya peperangan dibumi yang membuat dunia ini rusak. Aku  tidak akan menyebabkan rasa sakit, hanya diam menyaksikan dan menghayati siapa yang membuat hukum mereka seperti ini.
Aku  bosan selamanya  hidup ditempat yang penuh dengan kenyamanan, lalu aku pergi sendirian ketempat yang penuh dengan kesengsaraan dan penderitaan karena perang, aku hanya ingin menjadi diri sendiri. Aku tidak perlu bernyanyi  nyanyian  kesendirian utnuk mengusir rasa sedihku. Aku menjerit, berteriak, aku ingin menjadi diriku sendiri.
Aku mengikuti kata hatiku, kesebuah tempat suci dimana tidak tidak ada kegelapan tinggal. Disana aku akan menemukan diriku. Aku tidak akan pulang kemanapun, tidak ada yang mengharapkan aku pulang, karena aku tidak memiliki tempat untuk tinggal. aku tidak perlu menangis dan mengemis untuk meminta kepada orang memberitahukan dimana tempatku tinggal. Mereka akan tahu melalui sebuah cerita. Dan memberitahukanya kepadaku.  
Aku tidak memiliki sayap seperti sebuah cerita legenda, malaikat yang turun dari surga kedalam neraka untuk mencari jati dirinya. Mengabaikan kata-kata tuhan dan mambuat hukum sendiri, mencari sebuah keadilan yang dianggapnya benar.
Setan selalu berbisik, menyruhku mencari keadilan yang menurutku benar. Menertawakan setiap yang aku lakukan.