Aku suka ruangan ini. damai, tenang, tentram dan gelap.Satu-satunya tempatku "semedi" di rumah yang seperti neraka ini.
Aku tidak mengerti pikiran orang dewasa. Biar saja itu menjadi urusan mereka.
diruangan gelap ini, banyak ingatan di kepalaku yg menjadi nyata dengan kisah hidup seseorang yg menemukan pencarianya.
Sampai kapan aku menemukan sesuatu yg aku cari. Bukan harta, bukan wanita dan bukan tahta.
Lalu apa??. Sesuatu yang tidak dimiliki orang lain.
Aku bodoh, memang bodoh dan selamanya aku akan membiarkan diriku tetap dalam kebodohan.
Malam ini dingin, langit gelap tanpa ada setitik cahaya. Menari saja aku digelap malam ini. aku tidak ingin ada orang lain tahu. karena aku bodoh.
Sepertinya malam ini aku ingin tertawa dan berteriak. menikmati keadaan ini dan menikmatinya.
aku lihat wajahku yg pucat ini terlihat menangis dicermin. Apa itu?, Darah?, apa? Darah?. Ini tidak mungkin. Dari mana darah ini. Apa?, darah ini mengalir dari mataku. Ada apa ini?, kenapa darah ini terus mengalir dari mataku. Aku menangis darah??. Yah, aku menangis darah. Kenapa aku menangis darah??.
aku tidak menangis, jiwakulah yang menangis. jiwaku menangis karena aku membiarkan tetap dalam kebodohan. Kebodohan inilah yg membuatku menangis. Apa yang harus aku tebus untuk menebus dosa kebodohan ini. jiwaku tidak ingin menjadi bodoh, aku tidak mungkin membiarkan jiwaku menangis darah karena kebodohan. aku tidak akan membiarkanya.
Harus malam ini, harus malam ini. Aku tidak mau hancur besok. harus malam ini aku menghentikan pikiran bodohku.
aku mulai berontak dari kebodohan ini, tapi rasanya sulit sekali. aku terbelenggu dan terikat oleh rantai-rantai kebodohan yang sangat kuat. kebodohan itu mulai tertawa dan terus berteriak "Hancur... Hancur... Hancur..., jatuh... Jatuh... Jatuh, hahahahaha!!"
"Hentikan bodoh!!!", ohh, aku tidak bisa berpikir karena aku bodoh.
"Diam!" jiwaku berteriak. Aku bukan orang bodoh dan aku tidak mau menjadi bodoh. jiwaku terus memberontak dari kebodohan ini.
kenapa aku sangat bodoh?? apa karena aku suka gelap, atau karena aku selalu ada diruangan yg gelap ini. Apakah ruangan ini yang membuatku terbatas sampai aku menjadi bodoh??. setankah yang membuatku bodoh karen aku bersahabat dengan mereka??
Ayolah, ini ruanganku, tempat menumpahkan insfirasiku. Dan tempatku melepas lelah dari rasa lelah karena bodoh. aku tidak tahu, kenapa setan bersahabat denganku.
Ya tuhan, apa kau yg membuatku bodoh karena aku tidak taat padamu?. apa aku bodoh karena aku jauh dan mengabaikan perintah-MU?? Atau KAU marah karena aku selalu berbuat dosa dan Kau menghukumku dgn kebodohan ini??. ampuni aku telah membiarkan diriku bodoh. dan maaf aku telahmembuat jiwaku menangis darah karena kebodohan.