Saturday, May 12, 2012

Tonight in the world dies

Lost the meaning of our stay
Learn to live another day
Doubt the choices that we've made
I know that we can't hide our shame
It's only in disguise

Drowning in our own debris
Fool of thoughts as through we're free
Close our eyes so we can see
The death of all we need to be
If only in my eyes

Friday, May 11, 2012

korban dari kejahatan

Beban pikiranku ini sungguh tidak karuan, simpang siur masalah yang mampir dikepalaku. banyak hal yg ingin aku lakukan untuk hidup yang sia-sia ini,...
Dari sebatang rokok yang ku hisap ini, menemani malamku yang aku  lalui dengan bertapakur, terhanyut oleh teriakan shad, dentuman double ride yang keras dari jimmy membuat hatiku sedikit tenang dan duet destorsi   syn dan zacky membuat kemirisan perasaanku pada dunia ini semakin bertambah...Sesekali aku jg mengikuti teriakan shad.... "I LEFT THIS WAY..."
Aku bukan gila, tp aku hanyalah korban dari kegilaan buah pikiranku. atau  keadaan yg membuatku menjdi gila...Aku hanya korban, korban, korban...seseorang mengatakan, "semua ini tdk nyata". Yah, aku hanya korban dari kejahatan, hidup yang di jahati dari orang orang yg jahat.,

Aku rindu

Aku rindu dgn suara suara orang orang yg selalu bershalawat pada muhammad...
Aku rindu dgn orang orang yg selalu membaca nama nama asmaulhusna..,
aku rindu dgn kalian para pencari ilmu...
Aku rindu berkumpul dilanggar kecil ditengah desa kita...
aku rindu dengan suara nadroh yang kita main kan...
aku rindu wajah-wajah yang setiap hari aku lihat dengan senyuman...
Seperti dulu... Membaca kitab sapinatunaja dan mengkaji akidatul awam...
Sekarang aku merasa jauh dan terasingkan...
Aku merindukan suasana hati yg tenang, tentram dan dekat denga tuhan,

Anna Lee

Anak kecil yang tidak berberdaya, dia membutuh uluran tanganmu, tapi kau harus pergi kepada mereka. Memberikan senyuman dengan menyembunyikan kesedihan. Memberikan kebahagian dengan menyembunyikan penderitaan.
Lalu kamu kembali kepada kehidupannya dengan memberikan dia kehidupan.
Kamu tidak tahu, sampai kapan kamu bernafas uadara, dengan hidup yang diberikan dari mereka kepadamu.
Dan kamu tidak tau sampai kapan kamu tinggal dalam kesendirian.
Sedangkan mereka bernafas dengan udara, dengan bebas mereka menghirup udara dan bersenang senang.
Kamu hanya memeluk wajah bayi mungil  dengan menangis, dan dia tidur dipelukanmu yg hangat dan menyejukan.
Dalam hatimu berucap "dimanakah tuhanku yg memberi hidup, membiarkan  penderitaan menjdi teman setia hidupku". Dan kamu mulai menangis saat memandang wajah damainya malam ini.
kini usiamu semakin renta, wajah keriputmu menggambarkan tentang kerasnya kehidupan yang kau jalani, tapi senyum tetap manis, memberikan kedamain baginya,  setiap malam, kamu menjadi takut. kamu takut unutk pulang.
Dingin, orang-orang hanya memandangi wajahmu, tanpa tahu dosa yg kamu lakukan. tuhanmu maha pengampun. dengan ini, kamu merasa damai,
 kamu ingin memberi hidup dan kedamaian kepada nya, dan dia bahagia tanpa tahu semuanya.

anna lee

Aku ingin mendengar cerita setiap orang

Aku selalu ingin mendengar cerita semua orang. Aku sangat tertarik dgn semua kisah hidup mereka yg ingin aku ketahui. Aku suka dgn cerita anak-anak yang murni dan tidak dibuat-buat tentang keinginan mereka. Aku kagum dengancerita para pria tua tentang masa mudanya. Aku juga suka dengan cerita para orang tua kepada anaknya.
Berawal dari iseng iseng membaca, kemudian menjadi suka, aku juga mulai menyukai kisah apa yang aku suka dari setiap buku yang aku baca. Lalu mengenal biografi para penulis dan aku mulai mengaguminya.
Aku mulai memiliki hasrat untuk menulis.
bila hidup ini hanya ada kesedihan,
kenapa banyak orang yang masih bertahan hidup??
bila hidup ini ada kesenangan,
kenapa banyak orang yang merindukan surga??
apakah yang mereka cari dari hidup ini??
jika siangnya hanya mengantar malam.

Jangan lewatkan pesan blog ini!

Jangan lewatkan pesan blog ini!

Thursday, May 10, 2012

Ash Shing

Jalan mana yang akan kau ambil, kamu jangan membuat bingung hidupmu sendiri. Ikuti hati dan pikiranmu, selagi kamu merasa itu bermanfaat, lakukanlah.
Kemarin kau tanya padaku, "bagaimana hidupku ini, aku tidak tau lagi harus berbuat apa". Aku hanya diam dengan pertanyaanmu. "the answer my friend is blowin in the wind". Itu kata bob dylan. Dengar "the times they are changing", ini waktumu untuk berubah dalam hidup.
Kau malah mengeluh "saya bingung dengan hidup ini, banyak hal yang tidak saya mengerti".
"hidup itu misteri, nikmati dan jalani, ikuti aturan agama. Karena tidak ada kebahagiaan tanpa hidup yg benar".
"kenapa harus agama??"
"setiap kali kau palingkan wajahmu, disitulah wajah tuhan, adakah tempat tidak ada kehadiran tuhan disana??" tanya shing.
"disetiap keburukan yg di lakukan manusia, di sanalah ketidak adaan tuhan." jawab ash dengan tegas.

Bunda healvy

Kalau bisa, aku ingin bertemu dengan Bunda  healvy tiana rosa. Aku hanya bisa mengenalnya lewat karyanya yang suka aku baca, aku hanya bisa tau dari internet yang aku cari dimesin pencari google dengan keyword "healvy tiana rosa". membaca biografinya dan prestasi-prestasi yang aku dapat di wikipedia. Andai saja aku menjadi seperti binda helavy, mungkin aku seperti manusia yang memiliki sayap dengan menerjemahkan kisah-kisah hidupku lewat tulisan.  Dan terbang keagkasa dengan sejuta karya.
Aku Ingin mulai merajut sayap ini mulai dari saat ini, mulai dari aku belum mengenal sebuah kegagalan dan keberhasilan, aku ingin melewati masa-masaku dikehidupanku yang penuh sunyi ini, aku pernah membaca sebuah buku karya Muhammad musrofi, untuk menjadi seorang  yang menghasilkan karya, dibutuhkan sebuah usaha, untuk terus maju menuju keberhasilan dan kesuksesan dalam berkarya.

Little Story

Ini adalah hari pertamaku pergi mengaji dengan teman-teman seusiaku, saat itu aku mungkin baru berumur 3 atau 4 tahun. Saat itu aku mengaji disebuah langgar dengan sorang ustadz yang memiliki badan besar, suara yang tinggi dan wajah yang menggambarkan bahwa dia seorang yang tegas. aku duduk melingkar bersama teman-teman seusiaku. Hari petamaku mengaji,  pak ustadz bercerita tentang Allah . Katanya Allah itu ada, tapi tidak bisa dilihat dan hanya bisa dirasakan, Allah itu maha besar. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan-NYA, segala kehendaknya, maka dengan seketika akan terlaksana. aku masih kurang mengerti pada saat itu. Yang ada pada pikiranku saat itu adalah terus membayangkan dan menggambarkan setiap ucapan-ucapan pak ustadz. dalam gambaranku, Allah memiliki wujud yang sama seperti pak ustadz, memiliki badan yang tinngi, besar,  tegap, suara yang tinggi, wajah yang tegas, berbaju koko dengan memakai kopeah “H.iming” dan bersorban,  tapi tubuhnya sangat besar dan dia berada disuatu tempat yang tidak ada seorangpun yang mengetahuinya.

Tuhan, kenapa aku Bodoh??

Aku suka  ruangan ini. damai, tenang, tentram dan gelap.
Satu-satunya tempatku "semedi" di rumah yang seperti neraka ini.
Aku tidak mengerti pikiran orang dewasa. Biar saja itu menjadi urusan mereka.
diruangan gelap ini, banyak ingatan di kepalaku yg menjadi nyata dengan kisah hidup seseorang yg menemukan pencarianya.
Sampai kapan aku menemukan sesuatu yg aku cari. Bukan harta, bukan wanita dan bukan tahta.
Lalu apa??. Sesuatu yang tidak dimiliki orang lain.
Aku bodoh, memang bodoh dan selamanya aku akan membiarkan diriku tetap dalam kebodohan.
Malam ini dingin, langit gelap tanpa ada setitik cahaya. Menari saja aku digelap malam ini. aku tidak ingin ada orang lain tahu. karena aku bodoh.

Wednesday, May 9, 2012

Apakah hidup ini diibaratkan sebagai orang yang berlari??

alli. "children of heaven"
Siang tadi, aku merasa sangat lelah. Aku berlari dan terus lari. Aku tidak ingin berlari cepat untuk mencapai nilai yang sempurna. Aku hanya ingin terus berlari dengan hati dan perasaan, dengan  laun dan mengalir dengan nyaman.

Napasku terasa sesak, dadaku sakit dan keringat terus bercucuran karena aku terus berlari.
Aku terus berlari. Temanku yang sudah menyelesaikan beberapa putaran, sekarang sudah berlari mendahuluiku lagi. Aku tidak perduli, aku tetap berlari dengan nada yg seirama.
"sebelas menit dua puluh tujuh detik, masih cukup untuk satu putaran lagi". Suara yang ku dengar setengah berteriak.
"aku akan menyelesaikan putaran ini". Tekadku dengan terus berlari dengan nada yang seirama, napasku kini semakin ngos-ngosan, dadaku semakin bertambah sesak, detak jantungku semakin keras. ahirnya aku bisa menyelesaikan putaran di menit terahir.

Dari jauh kamu semakin menjauh.

Kapan terahir kita bertemu dan menatap mata.
Kapan terahir kita saling menyapa mengucap salam keselamatan.
Kapan terahir kali kamu menemani dan berjalan di sampingku.
Semua kenangan ini tidak akan pernah mati. Aku tersenyum kepadamu, Aku menatap matamu dan bertanya padamu. Jawabanmu hanya wajah pucat yg kau berikan dengan memalingkan pandangan.
Kini kita mulai jauh. Menghindar dari setiap wajah yg kau kenal dan temui, berdiam di tempat yg gelap dan menyendiri. Sesekali, aku mendengar kau menyebut-nyebut  nama tuhan. Kemudian kamu menangis. Menafsirkan perkataan tuhan lewat alkitab. Lalu kamu menangis, lalu kembali menangis.

Kapan terahir kita bertemu dan bertatapan mata, kapan terahir kita saling mengucap salam keselamatan dari tuhan.
Kini kau jauh, jauh dan semakin jauh. Aku tidak bisa menangkapmu. Kau mengabaikan cinta dan kedamaian. Berapa banyak cinta lagi yang harus ditebus untuk membuatmu kembali. Tapi kamu tetap saja semakin menjauh.

Kamu terus  tertawa, menangis dan marah dengan mengabaikan cinta dan kedamaian. Dari jauh kamu semakin menjauh.

Tuhan telah Mati

Duduk sendiri d tengah malam yg dingin dan sunyi ini. Mataku hampir ngantuk. Tiba tiba aku melihat d langit, ada cahaya yg mengelebat dan mendarat d blk bukit belakang rumah.
Apa itu pikirku, apa itu meteor?, tp tidak terjadi ledakan dan tdk bersuara. Atau itu yg d sebut sebut sbg banaspati??.
Ah, aku penasaran. Aku hampiri saja kebukit tempat cahaya tadi.
Sesampainya d bukit, aku tdk menemukan sesuatu. Tiba2 dari belakang terlihat cahaya yg sangat silau. Aku menghalangi mataku dgn tangan agar cahayanya tdk masuk.
"Eh siapa itu??" batinku.
dia mengaku sebagai seorang malaikat yang turun dari langit. dia bilang, dia telah dipecat dari organisasi ketuhanan. aku kaget sekali mendengar pernyataanya. dia mengatakan bahwa tuhan telah mati!!. tuhan telah mati karena manusia telah memiliki tuhan-tuhan baru. dengan wajahnya yang pucat.

"tuhan telah mati!!, kita yang telah membunuhnya!!."

toto-chan's children

"ada satuhal yg saya ingin anda ( miss kuroyanagi) tahu ; orang orang dewasa meninggal dengan mengerang, mengeluhkan rasa sakit mereka. Tapi anak anak hanya diam. Mereka meninggal dalam kebisuan, di bawah daun daun pisang, memercayai kita orang orang dewasa".

kaliamat ini yang sangat aku ingatdari buku "toto-chan's children".
sedih sekali

Hidup adalah Seni

kemarin, aku merasa sangat lelah. malamnya aku tidak tidur sampai sore lagi.  kelopak mataku rasanya sudah tidak kuat lagi untuk menahan. selesai LDKS kemarin. aku berbaring diatas kursi yang panjang . sambil menunggu flaysdisk untuk mengopikan file hasil foto hari ini, aku tertidur. bapa kepala sekolah yang biasa datang sore-sore untuk memeriksa keadaan sekolah. saat memriksa ruang kelas yang baru dipakai kegiatan, beliau mengomel karena banyak sampah dikolong meja yang belum dibersihkan. anehnya, beliau tidak gengsi atau malas membersihkanya. beliau membersihkanya dengan tanganya sendiri.aku tidak bisa diam saja. aku senang bila membantunya.

Sebatang Rokok Pemberian Tuhan

malam ini,
tidak ada makanan. tidak ada air yang bisa diminum,tidak ada sesutau yang bisa mengenyangkan perutku yang lapar. tidak ada selimut hangat yang bisa mengusir dinginya malam ini. hanya ada sebatang rokok yang menjadi dewa menunggu pemujanya.

tuhan, mungkin hanya sebatang roko ini yang kau berikan kepadaku untuk menemaniku melewati malam yang sangat dingin dan sepi ini..
walaupun racun yang KAU berikan untuku, aku akan menerimanya.
aku percaya, KAU akan menjadikan racun itu menjadi madu.

Lonely Girl

Gadis kecil,
Berdidiri didepan jendela setiap malam yang dingin.
Berharap menggenggam cahaya bulan, agar menjadi gelap
Mengambil terangnya
**

Selalu sendiri,
Benci kepada semua orag
Muak untuk mendengar
Bosan terus melihat
***