Friday, April 13, 2012

ketika mattkedder pergi

Matt, sekarang umurku 18 tahun, mungkin sekarang usiamu jg sama. Ini adalah tahun terahirku d sekolah menengah atas, kamu tau tidak, banyak hal yang membuatku bingung dengan hidup ini. kalau saja kamu ada disini, mungkin aku akan banyak bertanya kepadamu.
Matt, entah kenapa
belakangan ini aku rindu masa masa bersamamu, aku ingat sekali, saat kita menggambar ultramen di tembok rumah pak dahlan yg besar, kita dimarahi gara-gara mencorat-coret temboknya, hahahaha kamu lari dan bersembunyi dibawah odong-odong. aku hanya diam dan takut karena dibentak-bentak. Kalau kamu tau, sekarang aku sudah banyak kemajuan dalam seni lukisku, sekarang kamu pasti kalah, jika beradu menggambar power renjer denganku seperti saat kita sekolah esde dulu.
Matt, aku ingin melihat wajahmu yg lucu itu, dulu kamu selalu membuatku tertawa dengan menampakan wajahmu yg seperti kakek- kakek itu, atau sekedar meniru gaya seseorang untuk membuat bahan tertawaan. sekarang, aku punya banyak  teman, mereka sudah kuanggap sebagai saudaraku. Kalau aku sedang tidak enak hati dirumah, aku pergi menginap dirumah mereka. Walaupun begitu, tetap saja kamu adalah teman yg paling tidak bisa aku samakan dgn teman-temanku yg lain.
Matt, kenapa kamu diam saja??. Aku ingin selalu tertawa saat ingat kejadian dulu. Saat itu kita suka main bola sambil hujan-ujanan dengan anak-anak di lapang. Karena licin, kamu jatuh dan mulutmu penuh dengan lumpur. Aku tidak tega saat melihatmu menangis saat itu. Sekarang,  aku tertawa saat mengingatnya. tapi,  selalu ada kesedihan dalam tertawaku saat mengingat kejadian itu.  karena kamu tidak bersamaku. Sekarang aku banyak belajar tentang agama matt, aku ingin mengetahui arti dari hidup ini yg sesungguhnya, aku tidak mau lagi mencuri mangga dikebun tetangga kita seperti dulu. sekarang aku tau,  kenapa mencuri itu dilarang. Kamu sering mengajaku mencuri mangga bukan??, Hayo mengaku, hahaha mungkin kalau kamu ada, aku akan mengatakan itu kepadamu. Seperti biasa, kamu pastiakan bersilat lidah dan mesam-mesem. sama seperti saat kamu ketahuan buka puasa disiang hari dengan sembunyi-sembunyi Lalu kamu ketauan oleh ibumu dan kamu dimarahi. Hahaha lucunya kamu pada saat itu. Oh ya, aku mau minta maaf padamu, dulu waktu kamu suka main petasan, akulah yg memberi tahu ibumu, kalau uang jajanmu habis untuk membeli sebungkus petasan. bukanya aku tega, aku hanya tidak mau kamu terlalu sering main petasan.
Matt, sekarang aku sudah tidak menyukai ninja hatori atau dragon ball lg, mungkin karena aku sekarang sudah mulai dewasa kali ya, haha. Aku juga sudah punya kekasih loh, hadeuh... Hahaha. Bagaimana denganmu??
Matt, masih banyak hal yg masih ingin aku ceritakan padamu, tapi aku selalu menangis bila hatiku mengingatmu. Kenapa kamu pulang terlalu cepat??, hanya lewat seekor nyamuk aedes aegypti kamu terbaring di rumah sakit, dan ALLAH memanggilmu setelah itu. Aku sangat kehilanganmu matt, bahkan, untuk melayat kerumahmu saja aku tidak sanggup melihat jasadmu yang terbujur kaku itu. Kenapa kamu tidak pamit dulu kepadaku, mungkin aku akan memberikan gambar power renjer hasil karyaku yang selalu aku pamerkan kepadamu. Sebagai kenang kenangan dariku dan sebagai tanda salamku pada tuhan. Sekarang aku hanya bisa menyirami air dan menabur bunga di pusaramu. Aku selalu berdoa untukmu. Semoga kamu selaku mendapatkan yang terbaik disisiNYA dengan mengelus batu nisanmu.