Friday, April 13, 2012

satu tempat di neraka



inilah satu-satunya surga dineraka ini.
ini adalah satu-satunya tempatku bersembunyi dari para setan diluar neraka sana.
aku damai disini, tidak ada api yang membakar tubuhku.
diluar sangat mengerikan sekali. banyak  setan yang tidak segan menghancurkan tubuhku bila mereka melihatku.
hanya ini satu-satunya tempat yang aman untuk bersembunyi, untuk menyusun rencana perang dan perlawanan. terhadap setan-setan diluar neraka ini.

aku tidak akan menyerah. biar saja tubuhku yang kurus ini terluka dan berdarah, biar saja perutku kelaparan dan tenggorokanku mengering.
aku tidak rela menyerahkan jiwaku kepada setan yang terkutuk seperti mereka itu, mereka yang rela menjual jiwanya kepada setan hanya untuk sebuah kesenangan.
bagiku tidak masalah bila aku harus hidup menederita.

***

tuhan, kau memberiku tempat dan memasukanku kedalam neraka yang penuh dengan keterkutukan ini.
setan telah membunuh semua orang-orang yang memberiku kekuatan.
mereka tertawa dengan mata yang melotot tajam seperti akan keluar bola matanya, dengan terbahak-bahak, mereka menertawakan mayat-mayat yang bergelimpangan yang berlumuran darah dan nanah, mayat dari orang-orang yang telah perduli kepadaku, mayat dari orang-orang yang telah memercayaiku.
setan telah mengikat semua malaikat-malaikatku, dan perlahan melumatkan mereka.
aku tidak sempat mendengar teriakan mereka saat setan dengan tertawa mencambuki dan menyiksa dengan kejam.
aku tidak sempat melihat mereka menangis menahan rasa sakit dari rasa perih dan tekanan batin.

***

ditempat ini aku hanya bisa menangis, aku hanya bisa menyesali kebodohan dan tidak bisa berbuat apa-apa. aku terlalu takut, aku terlalu pengecut untuk menerima semua kenyataan ini. aku biarkan semuanya pergi, aku biarkan semuanya menhan rasa sakit. karena aku, karena aku adalah orang tolol!!!.
aku hanya menutup mata, aku selalu menutup telinga. aku hanya berpangku tangan. sekrang, cukup sudah, cukup sudah kebodohan aku biarkan menguasai jiwaku, cukup sudah rasa pengecut ini menyelimuti hidupku.

***

lihat, aku sekarang mengepalkan tangan, sekarang aku tidak tinggal diam, mataku terbuka lebar dan menatap tajam. matii kau setan!!, tidak bisa lagi kau ganggu hidupku. tidak bisa lagi kau mendekati surgaku dineraka ini.
aku tidak akan membiarkan orang-orang yang telah perduli melakukan pengorbanan yang tidak berguna. aku tidak akan mengecewakan orang-orang yang mempercayaiku, untuk menjadi satu-satunya orang yang memberi penerang, penunjuk jalan dan penerang kegelapan bagi diriku sendiri.


***

api neraka tidak akan membakar kulit ku lagi. karena aku akan pergi dari tempat jahanam ini dan keluar dari jeratan setan yang terkutuk . untuk tempat yang damai dan surga dari neraka.